BELITANG III, 09 April 2026 – SMK Negeri 1 Belitang III terus memperkuat kualitas lulusannya melalui kolaborasi intensif dengan dunia industri. Hari ini, para siswa yang tergabung dalam Kelas Industri BCA Cash Management Academy (CMA) melaksanakan rangkaian pembelajaran rutin yang berfokus pada penguasaan teknis dan evaluasi performa.
Edukasi Praktis Mengenal Mesin Anjungan
Dalam sesi pembelajaran tatap muka, para siswa mendapatkan bimbingan langsung dari Bapak/Ibu fasilitator ahli dari BCA CMA. Fokus utama materi kali ini adalah pengenalan lebih mendalam mengenai mekanisme dan operasional Mesin Anjungan (ATM/CRM).
Pembelajaran berlangsung secara aktif dan menyenangkan, di mana siswa diajak untuk berinteraksi langsung dengan perangkat industri. Pendekatan ini merupakan bagian dari transformasi metode pembelajaran sekolah yang mengedepankan model student-centered. Dengan pendampingan fasilitator industri, siswa dapat memahami standar kerja nyata yang berlaku di sektor perbankan.
BCA Check Point: Evaluasi Akademi Intra 6 via Zoom
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi daring melalui aplikasi Zoom, yaitu #BCA Check Point Siswa Akademi Intra 6. Melalui pertemuan virtual ini, performa dan perkembangan kompetensi siswa dipantau langsung oleh tim pusat BCA.
Sesi Check Point ini berfungsi sebagai instrumen monitoring yang sistematis untuk memastikan bahwa serapan ilmu siswa telah sesuai dengan standar kualifikasi BCA CMA. Penggunaan platform daring ini membuktikan komitmen sekolah dalam mengintegrasikan teknologi digital guna meningkatkan efektivitas pembelajaran.
Mewujudkan Lulusan yang Siap Kerja
Kegiatan rutin ini merupakan implementasi nyata dari program peningkatan mutu sekolah dalam aspek Penguatan Keselarasan Dunia Kerja. Dengan adanya kelas industri seperti BCA CMA, SMK Negeri 1 Belitang III optimis dapat mencapai target Optimalisasi Penyerapan Lulusan agar siswa dapat langsung terserap di industri perbankan dalam waktu singkat setelah lulus.
“Kami ingin memastikan setiap siswa kelas industri memiliki mentalitas dan keterampilan yang setara dengan praktisi di lapangan,” ujar pihak manajemen sekolah di sela-sela pendampingan

