“Perluas Wawasan Internasional, SMKN 1 Belitang III Bekali Siswa Peluang Magang Jepang yang Legal dan Resmi”

BELITANG III – Peluang emas berkarier di kancah internasional kini terbuka lebar bagi siswa SMK Negeri 1 Belitang III. Sekolah baru saja menggelar sosialisasi program magang ke Jepang dengan menghadirkan narasumber ahli, Bapak Didik Prambudi, yang merupakan Pimpinan LPK D’Sakura. Kegiatan ini bertujuan memberikan gambaran nyata mengenai jalur kerja resmi dan legal bagi para lulusan SMK yang ingin mencicipi pengalaman kerja bertaraf internasional.

Penghasilan Menggiurkan dan Kesejahteraan Terjamin

Dalam paparannya, Bapak Didik Prambudi membedah potensi ekonomi yang sangat menarik dari program ini. Beliau menyebutkan bahwa rata-rata peserta magang dapat mengantongi gaji di kisaran Rp13 juta hingga Rp16 juta per bulan.

Bahkan, beliau membagikan kisah inspiratif dari alumni atau kakak kelas yang kini sudah berada di Jepang dengan penghasilan mencapai Rp21 juta per bulan (belum termasuk uang lembur). “Sistem kerja di sana sangat jelas dan mengikuti standar ketenagakerjaan Jepang yang ketat, sehingga hak-hak pekerja sangat terlindungi,” jelasnya di hadapan para siswa yang antusias.

Peluang Lintas Bidang: Perhotelan hingga Konstruksi

Program ini dirancang secara inklusif untuk berbagai kompetensi keahlian:

  • Bagi Siswa Perempuan: Tersedia penempatan di bidang perhotelan dan tata boga, yang sangat relevan bagi jurusan kuliner atau manajemen layanan.

  • Bagi Siswa Laki-laki: Terbuka luas di bidang konstruksi bangunan dan sektor teknis lainnya yang sesuai dengan keahlian teknik di SMK.

Pendampingan Total oleh LPK D’Sakura

Agar siswa tidak merasa ragu, LPK D’Sakura berkomitmen memberikan pendampingan secara menyeluruh. Calon peserta tidak langsung diberangkatkan, melainkan melalui proses pembinaan yang matang meliputi:

  • Pelatihan intensif bahasa Jepang dan kesiapan budaya kerja.

  • Penguatan fisik, mental, dan kedisiplinan tingkat tinggi.

  • Pendampingan administrasi dokumen hingga proses keberangkatan.

  • Bimbingan berkelanjutan hingga siswa benar-benar siap ditempatkan di perusahaan Jepang.

Membangun Kemandirian dan Ekonomi Keluarga

Di akhir sesi, sosialisasi ini menekankan bahwa program magang bukan sekadar mencari materi, melainkan ajang meningkatkan kemandirian dan memperluas wawasan global. Dengan kedisiplinan dan komitmen yang kuat, para lulusan diharapkan dapat membantu meningkatkan ekonomi keluarga sekaligus membawa pulang ilmu teknologi dari negara maju.

Facebook
Email
WhatsApp

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *